Keindahan Belitung Negeri Laskar Pelangi



Saat pertama kali mendengar kata belitung hal yang pertama kali terbayang ialah tambang Timah, film laskar pelangi dan juga tempat-tempat indah seperti yang di putar di film berjudul laskar pelangi karya andre hirata. tapi tahukah kamu belitung adalah salah satu tempat wisata terbaik di indonesia karena memiliki tempat-tempat wisata yang indah dengan makanan yang enak, baiklah saya akan merangkum tempat wisata yang saya kunjungi selama 3 hari 2 malam di belitung.

Hari Pertama

Tepat pukul 6 pagi pesawat take off dan tiba di Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan tepat jam 7 pagi, sesampainya di bandara, saya sudah disambut oleh para guide yang akan mengantarkan saya berlibur selama 3H2M. Selepas keluar dari bandara, betapa kagetnya saya, jalanannya sepi banget, setiap 1 kilometer cuma lewat mobil satu.  Sesampainya di pusat kota, saya sarapan dulu di tempat makan khas belitung yang ada di simpang lima kota Tanjung Pandan sambil minum kopi legenda ( warung Kopi Ake).



Selesai sarapan saya langsung di ajak menuju penginapan di Bukit Berahu untuk menaruh barang dan melanjutkan untuk pergi ke pantai tanjung tinggi. Pantai Tanjung Tinggi merupakan tempat syutingnya film Laskar Pelangi. Batu-batu besar menjulang tinggi, pasirnya putih tetapi tidak menempel dikulit butirannya, sangat lembut. Tanjung Tinggi pokoknya merupakan tempat yang asik buat foto-foto atau buat sekedar berenang santai. Air lautnya biru bahkan ikan-ikan di dalamnya sangat terlihat jelas.



Puas melihat keindahan Pantai Tanjung Tinggi, rombongan saya langsung meluncur ke daerah Gantung tepatnya di wilayah Belitung Timur. Perjalanan dengan jarak 90km ditempuh hanya 90 menit, mengagumkan! Sesampainya di daerah Gantung, rombongan saya melihat replika sekolah buat syutingnya film Laskar Pelangi.



Setelah melihat sekolah tempat syuting nya film Laskar Pelangi, rombongan saya bergegas menuju Museum yang dibuat oleh penulis novel film tersebut. Ya Museum Kata yang dibuat oleh Andrea Hirata. Isi museumnya hampir keseluruhan koleksinya adalah tentang novel Laskar pelangi. Ada dari berbagai Negara dan Bahasa tentunya. Di dalam Museum pun ada tukang pos, kita bisa mengirim surat dengan membeli post card dan perangko. Ada pula yang berdagang kopi khas Belitung, mantaplah sambil melihat-lihat karya bang Andrea Hirata, sambil pula menikmati kopi khas daerah Belitung

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan dengan mengitari wilayah Belitung Timur. Kami mampir sebentar di rumahnya Bapak Ahok yang di Belitung dan ke Manggar yang merupakan salah satu tempat syutingnya film Laskar pelangi lalu mengakhiri perjalanan trip hari pertama kami.



Hari kedua

Minggu pagi setelah istirahat di penginapan, kami kembali menjajaki keindahan Pulau Belitung di sudut lainnya. Ya, rencana kita hari ini adalah untuk keliling pulau dan bersnorkeling ria di Pulau Lengkuas yang tersohor di sana. Dengan menaiki perahu kecil dari Pantai Tanjung Kelayang, perjalanan dimulai ke arah Pulau Burung terlebih dahulu. Selama perjalanan arus ombak sangat bersahabat, ditambah pemandangan sekitar yang aduhai membuat mabok laut pun tidak terasa. Hanya sekitar setengah jam perjalanan akhirnya kami tiba di Pulau Burung. Mengapa dinamakan pulau Burung? Bukan karena banyak terdapat burung ya disana akan tetapi ada batu besar yang ujung nya menyerupai patuk burung, makanya warga sana menyebutnya pulau Burung.

Puas menikmati pulau Burung kami semua beranjak menuju Pulau yang menjadi primadona wisata di Belitung, yaitu pulau Lengkuas. Pulau Lengkuas sendiri sangat mudah dikenali dari kejauhan, sebab ada satu icon yang hanya dimiliki oleh pulau tersebut dari beberapa pulau diantaranya, yaitu Mecusuarnya.

Sesampainya di pulau Lengkuas, langsung saja kami jalan lagi beranjak ke spot snrokeling yang tersohor di pulau ini. Sesampainya disana ombak pun sedikit tidak bersahabat, sedikit bergelombang sebab tiba-tiba awan mendung dan angin cukup kencang. Tetapi kami tidak mempedulikan itu, langsung aja kita nyebur, byuuur waw sekali, pemandangannya memang sangat indah ditambah banyak sekali ikan-ikan disana. Dengan memberikan potongan roti kecil, niscaya ikan pun akan langsung mengerumuni anda, sungguh pengalaman tiada duanya. Karangnya pun demikian, masih sangat indah sekali dan banyak. Tetapi sayang, kami tidak bisa berlama-lama disana karean tiba-tiba hujan datang mendera, alhasil kami semua harus meninggalkan spot snorkeling yang sangat indah itu.

Dari spot snorkeling kami sampai lagi di Pulau Lengkuas yang tidak jauh, kami neduh karena hujan cukup deras. Padahal jika hujan tidak datang, saya dan yang lain pengen banget naik ke puncak Mecusuarnya. Tetapi apa daya, Mecusuar akan ditutup apabila hujan ditambah petir.

Setelah hujan reda, kami bergegas meninggalkan pulau Lengkuas yang sangat indah itu untuk melanjutkan ke spot pulau terakhir yaitu pulau Batu Berlayar. Pulau ini sangat unik, sebab jika laut pasang maka pulau ini akan tenggelam dan menyisakan batu-batu raksasa yang menjulang. Apabila tidak, maka keindahan pulau ini sangat keren sekali dengan pasir putih yang sangat lembut. Disana pun kita bisa melihat bahkan memegang bintang laut yang cukup besar. Di pulau Batu Berlayar sangat cocok buat kalian foto-foto karena memang sangat indah, tetapi sangat minim untuk bersnorkeling. Saat itu kami tidak berlama-lama disana, sebab cuaca yang semakin kacau ditakutkan ombak pun semakin besar.

Selesai deh perjalanan kita dalam mengeksplor pulau-pulau indah di Pulau Belitung, setelah itu kami bermain-main ringan seperti sepedahan atau main kayak dan kembali lagi ke penginapan untuk istirahat karena besoknya kita harus bergegas pulang.

Hari Ketiga

Setelah selesai packing, kami pun bergegas untuk meninggalkan penginapan menuju bandara untuk pulang. Tetapi sebelum ke bandara, kami menyempatkan diri dulu untuk mengunjungi Rumah Adat Belitung dan juga Danau Kaolin yang dekat dengan bandara. Dirumah adat kami melihat foto-foto zaman dahulu di Belitung dan juga beberapa adat istiadat disana. Tidak lama kami pun bergegas ke Danau Kaolin yang merupakan mata air terbesar yang ada di Pulau Belitung


Setelah menikmati keindahan danau Kaolin, berakhir pula perjalanan kami di Pulau Belitung. Kami pun saling foto bersama dan sayonara kepada  tourguide kami yang sangat asik dan kocak tapi sayang gue lupa namanya. Setelah itu kami diantar ke bandara dan keberangkatan pesawat kami jam 13.45 siang mengalami keterlambatan hingga jam 1 siang akibat hujan deras di wilayah Belitung.
Itulah akhir dari perjalanan saya.

jika kalian memang bener-bener ingin menikmati Pulau Belitung tanpa ada halangan seperti hujan deras atau ombak besar, berkunjunglah pada bulan april-agustus sebab kondisi cuaca pada bulan-bulan itu cukup bersahabat, Oh ya perlu diketahui buat kalian, di Belitung sama sekali tidak ada angkutan umum seperti angkot, bus, maupun ojek. Bagi kalian yang ingin ngelancong kesini ya mau ga mau harus menyewa mobil, sangat jarang bahkan hampir tidak ada penyewaan motor. Tetapi jika kalian tidak ingin repot, pakai saja jasa tour guide disana.

Nah kalo saya merekomendasikan untuk menggunakan jasa tour guide dari Govakansi.com Trip Organize terpercaya dengan pelayanan yang sangat memuaskan.
Govakansi
Info lebih lanjut silahkan hubungi
info@govakansi.com
+6281218055506
Ruko Perkantoran Grand Panglima Polim Kav. 90, 
Jalan Raya Panglima Polim No. 16-17, Jakarta Selatan, 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12240


Sekian tips dan juga tulisan dari saya, happy traveling!

You Might Also Like

3 komentar

  1. wah serunya ke negeri laskar pelangi jd pengen kesana

    ReplyDelete
  2. Padahal kemarin waktu saya di Batam, udah ada rencana mau singgah juga ke Belitong. Sayang banget dah belum kesampean, mau ngopi-ngopi di negeri laskar pelangi. Btw, bagus banget dah!

    ReplyDelete